Kamis, 16 Februari 2012

Hehehe...ngeBlog lagi ahhh....mumpung msh Fresh ilmunya.....Okeh hari ini saya akan menulis mengenai Access Control Lists(ACLs). Apa tuh ACLs??yaah klo kita terjemahkan saja artinya adalah mengontrol akses berdasarkan list-list. ACLs merupakan suatu fitur yang ada router cisco yang mengontrol aliran traffic data berdasarkan rule - rule yang kita definisikan sebelumnya. Yaahh klo mo dibilang ACLs merupakan basic dari firewall. Jd klo rekan-rekan ingin mengambil CCNP Security tentu ACLs ini harus rekan rekan pahami secara mendalam. hohohohoho....

Oke deh.....tadi kan udah definisi dari ACLs sendiri...sekarang kita akan membahas mengenai jenis-jenis dari ACLs itu sendiri. ACLs terbagi menjadi dua tipe :
  1. ACLs Standard --> Proses pemblokadean traffic berdasarkan IP address (untuk lebih lengkapnya akan di jelaskan satu persatu dibawah)
  2. ACLs extended --> Pemblokadean hingga ke pengecekan protocol, IP source, IP destination dan port service yang digunakan (wow canggih gaaan.....)
Siip...sekarang saya akan membahas masing - masing dari ACLs diatas

ACLs Standard
Woke...seperti yang di jelaskan diatas ACLs standard akan melakukan pemblokadean berdasarkan IP address pada rule - rule yang di definisikan. perhatikan gambar dibawah ini
Anggap lah LAN 2 adalah subnet untuk finance...klo dalam suatu company ada departemen atau divisi-divisi tertentu yang krusial contohnya finance. Oke maka divisi seperti produksi, sales, atau lain-lain tidak dapat mengakses ke dalam subnet finance karena bahaya doonk bisa saja ada yang ngubah gajinya jd 2 kali lipat....ahahahaha.....
Nah gimana tuh cara ngeBlokade subnet finance tanpa menggangu akses subnet finance ke bagian-bagian lainnya?? itulah gunanya ACLs dia akan menBlock alamat-alamat yang tidak seharusnya mendapat akses ke sana Wahhh canggih donk bro??Yoiiii donk Cisco punya....ahahaha cem sales-sales.....

Oke deh...saya akan menjelaskan cara kerja dari ACLs standard ini berbasiskan case yang saya jelaskan diatas tentang divisi finance....perhatikan flowchart dibawah ini
  1. Pertama -tama misalkan packet datang dari LAN 4 dengan IP 192.168.4.10/24 dengan tujuan LAN 2 dengan IP 192.168.2.11/24 dan akan diterima oleh router R1 dan masuk melalui interface S0/0/0 pada router tersebut. lalu router akan mengecek apakah pada interface tersebut diassign ACLs atau tidak (untuk kasus ini kita assign ACLs pada interface fa0/1 pada R1. Untuk alasannya kenapa di Assign di inteface tersebut akan d bahas nanti). ternyata pada interface tersebut tidak diassign ACLs maka packet tersebut akan dilempar ke Flowchart Destination in Routing Table penjelasan di No.02.
  2. Ok pada proses ini R1 akan mengecek routing tablenya apakah alamat destination yang dimaksud ada dalam tablenya. Jika ada maka akan di forward ke interface yang bersesuaian(kita anggap semua routing protocol sudah jalan) maka packet akan diforward ke interface fa0/1 tapi jika tidak ada maka packet akan di drop
  3. Kemudian packet akan diterima oleh interface fa0/1 dan kembali menjalankan pengecekan seperti pada langkah 1, dan ternyata pada interface tersebut diassign ACLs. Maka router akan melakukan pengecekan pada rule-rule dari ACLs itu
  4. Misalkan dalam ACLs tersebut ada rule-rule berikut : -->Jika packet berasal dari IP 102.168.3.77/24(Host) maka permit akses ke LAN 4 --> Semua IP akan dideny untuk mengakses ke LAN 4
  5. ketika paket sampai ke interface fa0/1 maka R1 akan bertanya : "Dari mana Asal Lu??". Ternyata packet berasal dari 192.168.4.10/24. maka R1 akan mengecek rule yang pertama apakah 192.168.4.10/24 = 102.168.3.77/24 ternyata tidak...maka argumen pada rule pertama tidak match.....lalu akan berpindah ke rule selanjutnya apakah 192.168.4.10/24 = IP??benar lalu di akan melihat hukuman yang diberikan...ternyata di Deny...maka packet akan di drop.
  6. Tapi jika packet berasal dari 102.168.3.77/24 maka R1 akan mengecek rule yang pertama apakah 102.168.3.77/24 = 102.168.3.77/24 ternyata ya...lalu di akan melihat hukuman yang diberikan...ternyata di Permit...maka packet akan di forward keluar dari interface tersebut.
Buiiihh....pinter ye ACLs......tapi dalam penerapannya harus berhati - hati dan sangat harus direncanakan dengan matang...kenapa??? Karena jika rekan-rekan salah konfigurasi maka semua traffic akan diblock.....routing gak jalan....browsing tak jalan....klo di telco bs digantung kita...ahahahaha....so cerefully yow??

Tentu rekan - rekan sudah menunggu-nunggu bagaimana konfigurasinya bukan... Oke Check This Out bro.....
Sebenarnya ada 2 cara konfigurasi ACLs ini yakni By Number dan By Named....Oke akan saya bahas satu persatu

By Number
Perhatikan Command di bawah ini :

Router(config)# access-list [number] [punishment] [IP address] [Wildchart]

Ket :
  1. Router(config)# : konfigurasi ini harus dilakukan di mode Global Configuration
  2. number : nomor ini akan menggroupkan rule kita. untuk standard nomor yang dipergunakan adalah 1-99
  3. punisment : hukuman yang akan diberikan apakah permit atau deny
  4. ip address : ip source
  5. wildchart : kebalikan dari SM (Subnetmask) misalnya /24 --> 255.255.255.0 maka WMnya adalah 0.0.0.255
Oke kita ambil contoh dari penjabaran tentang Hak akses pada Divisi Finance di atas.....
  1. Jika packet berasal dari IP 102.168.3.77/24(Host) maka permit akses ke LAN 4
  2. Semua IP akan dideny untuk mengakses ke LAN 4
Maka jika diterjemahkan ke command tersebut
  1. R1(config)#access-list 1 permit 102.168.3.77 0.0.0.255
  2. R1(config)#access-list 1 deny ANY
ANY diatas menandakan IP 0.0.0.0 255.255.255.255 yang artinya semua IP......

By Named
Perhatikan Command di bawah ini :

Router(config)#IP access-list standard [nama ACLs]
Router(config)# [punishment] [ip address] [Wildchart]

Untuk case diatas maka commandnya menjadi :
  1. R1(config)#ip access-list standard ACLsRestrictAccessToLAN4
  2. R1(config)#permit 102.168.3.77 0.0.0.255
  3. R1(config)#deny ANY
Nahh langkah selanjutnya adalah assign Rule - Rule yang kita buat ini ke interface yang dimaksudkan

R1(config)#interface [nama Interface]
R1(config-if)#ip access-group [number/name] [arah]

Ket :
  1. nama Interface : interface yang akan di assign ACLs ex : fa0/1, serial 0/0/0
  2. arah : arah traffic in/out. jika arah traffic dari interface menuju jaringan maka out jika dari jaringan masuk ke interface maka in
Jika pada kasus diatas kita mengassign ke interface fa0/1 maka :
  1. R1(config)#interface fa0/1
  2. R1(config-if)#ip access-group 1 in
atau untuk yang named
  1. R1(config)#interface fa0/1
  2. R1(config-if)#ip access-group ACLsRestrictAccessToLAN4 in

Apa Itu Vlan (Virtual Local Area Network)

PENGANTAR
Pemanfaatan teknologi jaringan komputer sebagai media komunikasi data hingga
saat ini semakin meningkat. Kebutuhan atas penggunaan bersama resources yang
ada dalam jaringan baik software maupun hardware telah mengakibatkan timbulnya
berbagai pengembangan teknologi jaringan itu sendiri. Seiring dengan semakin
tingginya tingkat kebutuhan dan semakin banyaknya pengguna jaringan yang
menginginkan suatu bentuk jaringan yang dapat memberikan hasil maksimal baik
dari segi efisiensi maupun peningkatan keamanan jaringan itu sendiri.
Berlandaskan pada keinginan-keinginan tersebut, maka upaya-upaya penyempurnaan
terus dilakukan oleh berbagai pihak. Dengan memanfaatkan berbagai tekhnik
khususnya teknik subnetting dan penggunaan hardware yang lebih baik
(antara lain switch) maka muncullah konsep Virtual Local Area Network (VLAN)
yang diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik dibanding
Local area Network (LAN).

PENGERTIAN
VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik
seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara
virtual tanpa  harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan
membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat
segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada
lokasi workstation seperti pada gambar dibawah ini
Gambar Jaringan VLAN



BAGAIMANA VLAN BEKERJA
VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan untuk
mengklasifikasikannya, baik menggunakan port, MAC addresses dsb. Semua
informasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging)
di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkan
port yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yang
digunakan oleh VLAN. Untuk mengaturnya maka biasanya digunakan
switch/bridge yang manageable atau yang bisa di atur. Switch/bridge
inilah yang bertanggung jawab menyimpan semua informasi dan konfigurasi
suatu VLAN dan dipastikan semua switch/bridge memiliki informasi yang sama.
Switch akan menentukan kemana data-data akan diteruskan dan sebagainya.
atau dapat pula digunakan suatu software pengalamatan (bridging software)
yang berfungsi mencatat/menandai suatu VLAN beserta workstation yang
didalamnya.untuk menghubungkan antar VLAN dibutuhkan router.

TIPE TIPE VLAN
Keanggotaan dalam suatu VLAN dapat di klasifikasikan berdasarkan port
yang di gunakan , MAC address, tipe protokol.
1. Berdasarkan Port
Keanggotaan pada suatu VLAN dapat di dasarkan pada port yang di gunakan oleh
VLAN tersebut. Sebagai contoh, pada bridge/switch dengan 4 port, port 1, 2,
dan 4 merupakan VLAN 1 sedang port 3 dimiliki oleh VLAN 2, lihat tabel:
Tabel port dan VLAN

Port 1 2 3 4
VLAN 2 2 1 2
Kelemahannya adalah user tidak bisa untuk berpindah pindah, apabila harus
berpindah maka Network administrator harus mengkonfigurasikan ulang.
2. Berdasarkan MAC Address
Keanggotaan suatu VLAN didasarkan pada MAC address dari setiap workstation
/komputer yang dimiliki oleh user. Switch mendeteksi/mencatat semua MAC
address yang dimiliki oleh setiap Virtual LAN. MAC address merupakan suatu
bagian yang dimiliki oleh NIC (Network Interface Card) di setiap workstation.
Kelebihannya apabila user berpindah pindah maka dia akan tetap terkonfigurasi
sebagai anggota dari VLAN tersebut.Sedangkan kekurangannya bahwa setiap mesin
harus di konfigurasikan secara manual , dan untuk jaringan yang memiliki
ratusan workstation maka tipe ini kurang efissien untuk dilakukan.
Tabel MAC address dan VLAN
MAC address 132516617738 272389579355 536666337777 24444125556
VLAN                 1                          2                 2                              1
3. Berdasarkan tipe protokol yang digunakan
Keanggotaan VLAN juga bisa berdasarkan protocol yang digunakan, lihat tabel
Tabel Protokol dan VLAN
Protokol IP IPX
VLAN 1 2
4. Berdasarkan Alamat Subnet IP
Subnet IP address pada suatu jaringan juga dapat digunakan untuk mengklasifikasi
suatu VLAN
Tabel IP Subnet dan VLAN

IP subnet 22.3.24 46.20.45
VLAN 1 2
Konfigurasi ini tidak berhubungan dengan routing pada jaringan dan juga tidak
mempermasalahkan funggsi router.IP address digunakan untuk memetakan keanggotaan
VLAN.Keuntungannya seorang user tidak perlu mengkonfigurasikan ulang alamatnya
di jaringan apabila berpindah tempat, hanya saja karena bekerja di layer yang lebih
tinggi maka akan sedikit lebih lambat untuk meneruskan paket di banding
menggunakan MAC addresses.
5. Berdasarkan aplikasi atau kombinasi lain
Sangat dimungkinkan untuk menentukan suatu VLAN berdasarkan aplikasi yang
dijalankan, atau kombinasi dari semua tipe di atas untuk diterapkan pada suatu
jaringan. Misalkan: aplikasi FTP (file transfer protocol) hanya bias digunakan
oleh VLAN 1 dan Telnet hanya bisa digunakan pada VLAN 2.
PERBEDAAN MENDASAR ANTARA LAN DAN VLAN
Perbedaan yang sangat jelas dari model jaringan Local Area Network dengan
Virtual Local Area Network adalah bahwa bentuk jaringan dengan model Local
Area Network sangat bergantung pada letak/fisik dari workstation, serta
penggunaan hub dan repeater sebagai perangkat jaringan yang memiliki beberapa
kelemahan. Sedangkan yang menjadi salah satu kelebihan dari model jaringan
dengan VLAN adalah bahwa tiap-tiap workstation/user yang tergabung dalam
satu VLAN/bagian (organisasi, kelompok dsb) dapat tetap saling berhubungan
walaupun terpisah secara fisik. Atau lebih jelas lagi akan dapat kita
lihat perbedaan LAN dan VLAN pada gambar dibawah ini.
Gambar  konfigurasi LAN
               [hub]-[1]-[1]-[1] <– lan 1/di lantai 1
                |
          [x]–[hub]-[2]-[2]-[2] <– lan 2/di lantai 2
                |
               [hub]-[3]-[3]-[3] <– lan 3/di lantai 3
    
Gambar konfigurasi VLAN



Terlihat jelas VLAN telah merubah batasan fisik yang selama ini tidak dapat
diatasi oleh LAN. Keuntungan inilah yang diharapkan dapat memberikan
kemudahan-kemudahan baik secara teknis dan operasional.

PERBANDINGAN  VLAN DAN LAN 


A.Perbandingan Tingkat Keamanan
Penggunaan LAN telah memungkinkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan
dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan. Kerjasama ini semakin
berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama
(resource sharing atau disebut juga hardware sharing).10 LAN memungkinkan data
tersebar secara broadcast keseluruh jaringan, hal ini akan mengakibatkan mudahnya
pengguna yang tidak dikenal (unauthorized user) untuk dapat mengakses semua
bagian dari broadcast. Semakin besar broadcast, maka semakin besar akses yang
didapat, kecuali hub yang dipakai diberi fungsi kontrol keamanan.
VLAN yang merupakan hasil konfigurasi switch menyebabkan setiap port switch
diterapkan menjadi milik suatu VLAN. Oleh karena berada dalam satu segmen,
port-port yang bernaung dibawah suatu VLAN dapat saling berkomunikasi langsung.
Sedangkan port-port yang berada di luar VLAN tersebut atau berada dalam
naungan VLAN lain, tidak dapat saling berkomunikasi langsung karena VLAN tidak
meneruskan broadcast.
VLAN yang memiliki kemampuan untuk memberikan keuntungan tambahan dalam
hal keamanan jaringan tidak menyediakan pembagian/penggunaan media/data
dalam suatu jaringan secara keseluruhan. Switch pada jaringan menciptakan
batas-batas yang hanya dapat digunakan oleh komputer yang termasuk dalam
VLAN tersebut. Hal ini mengakibatkan  administrator dapat dengan mudah
mensegmentasi pengguna, terutama dalam hal penggunaan media/data yang
bersifat rahasia (sensitive information) kepada seluruh pengguna jaringan
yang tergabung secara fisik.
Keamanan yang diberikan oleh VLAN meskipun lebih baik dari LAN,belum menjamin
keamanan jaringan secara keseluruhan dan juga belum dapat dianggap cukup
untuk menanggulangi seluruh masalah keamanan .VLAN masih sangat memerlukan
berbagai tambahan untuk meningkatkan keamanan jaringan itu sendiri seperti
firewall, pembatasan pengguna secara akses perindividu, intrusion detection,
pengendalian jumlah dan besarnya broadcast domain, enkripsi jaringan, dsb.
Dukungan Tingkat keamanan yang lebih baik dari LAN inilah yang dapat
dijadikan suatu nilai tambah dari penggunaan VLAN sebagai sistem jaringan.
Salah satu kelebihan yang diberikan oleh penggunaan VLAN adalah kontrol
administrasi secara terpusat, artinya aplikasi dari manajemen VLAN dapat
dikonfigurasikan, diatur dan diawasi secara terpusat, pengendalian broadcast
jaringan, rencana perpindahan, penambahan, perubahan dan pengaturan akses
khusus ke dalam jaringan serta mendapatkan media/data yang memiliki fungsi
penting dalam perencanaan  dan administrasi di dalam grup tersebut semuanya
dapat dilakukan secara terpusat. Dengan adanya pengontrolan manajemen
secara terpusat maka administrator jaringan juga dapat mengelompokkan
grup-grup VLAN  secara spesifik berdasarkan pengguna dan port dari switch
yang digunakan, mengatur tingkat keamanan, mengambil dan menyebar data
melewati jalur yang ada, mengkonfigurasi komunikasi yang melewati switch,
dan memonitor lalu lintas data serta penggunaan bandwidth dari VLAN saat
melalui tempat-tempat yang rawan di dalam jaringan.
B.Perbandingan Tingkat Efisiensi
Untuk dapat mengetahui perbandingan tingkat efisiensinya maka perlu di
ketahui kelebihan yang diberikan oleh VLAN itu sendiri diantaranya:
•Meningkatkan Performa Jaringan
LAN yang menggunakan hub dan repeater untuk menghubungkan peralatan
komputer satu dengan lain yang bekerja dilapisan physical memiliki
kelemahan, peralatan ini hanya meneruskan sinyal tanpa memiliki
pengetahuan mengenai alamat-alamat yang dituju. Peralatan ini juga
hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port
sibuk maka port-port yang lain harus menunggu. Walaupun peralatan
dihubungkan ke port-port yang berlainan dari hub.
Protokol ethernet atau IEEE 802.3 (biasa digunakan pada LAN) menggunakan
mekanisme yang disebut Carrier Sense Multiple Accsess Collision Detection
(CSMA/CD) yaitu suatu cara dimana peralatan memeriksa jaringan terlebih
dahulu apakah ada pengiriman data oleh pihak lain. Jika tidak ada
pengiriman data oleh pihak lain yang dideteksi, baru pengiriman data dilakukan.
Bila terdapat dua data yang dikirimkan dalam waktu bersamaan,
maka terjadilah tabrakan (collision) data pada jaringan. Oleh sebab itu
jaringan ethernet dipakai hanya untuk transmisi half duplex, yaitu pada
suatu saat hanya dapat mengirim atau menerima saja.
Berbeda dari hub yang digunakan pada jaringan ethernet (LAN), switch yang
bekerja pada lapisan datalink memiliki keunggulan dimana setiap port
didalam switch memiliki domain collision sendiri-sendiri. Oleh sebab
itu sebab itu switch sering disebut juga multiport bridge. Switch
mempunyai tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk
semua port. Switch menciptakan jalur yang aman dari port pengirim dan
port penerima sehingga jika dua host sedang berkomunikasi lewat jalur
tersebut, mereka tidak mengganggu segmen lainnya. Jadi jika satu port
sibuk, port-port lainnya tetap dapat berfungsi.
Switch memungkinkan transmisi full-duplex untuk hubungan ke port dimana
pengiriman dan penerimaan dapat dilakukan bersamaan dengan penggunakan
jalur tersebut diatas. Persyaratan untuk dapat mengadakan hubungan
full-duplex adalah hanya satu komputer atau server saja yang dapat dihubungkan
ke satu port dari switch. Komputer tersebut harus memiliki network card
yang mampu mengadakan hubungan full-duflex, serta collision detection
dan loopback harus disable.
Switch pula yang memungkinkan terjadinya segmentasi pada jaringan atau
dengan kata lain switch-lah yang membentuk VLAN.Dengan adanya segmentasi
yang membatasi jalur broadcast akan mengakibatkan suatu VLAN tidak dapat
menerima dan mengirimkan jalur broadcast ke VLAN lainnya. Hal ini secara
nyata akan mengurangi penggunaan jalur broadcast secara keseluruhan,
mengurangi penggunaan bandwidth bagi pengguna, mengurangi kemungkinan
terjadinya broadcast storms (badai siaran) yang dapat menyebabkan
kemacetan total di jaringan komputer.
Administrator jaringan dapat dengan mudah mengontrol ukuran dari jalur
broadcast dengan cara mengurangi besarnya broadcast secara keseluruhan,
membatasi jumlah port switch yang digunakan dalam satu VLAN serta jumlah
pengguna yang tergabung dalam suatu VLAN.
•Terlepas dari Topologi Secara Fisik
Jika jumlah server dan workstation berjumlah banyak dan berada di lantai
dan gedung yang berlainan, serta dengan para personel yang juga tersebar
di berbagai tempat, maka akan lebih sulit bagi administrator jaringan
yang menggunakan sistem LAN untuk mengaturnya, dikarenakan akan banyak
sekali diperlukan peralatan untuk menghubungkannya. Belum lagi apabila
terjadi perubahan stuktur organisasi yang artinya akan terjadi banyak
perubahan letak personil akibat hal tersebut.
Permasalahan juga timbul dengan jaringan yang penggunanya tersebar di
berbagai tempat artinya tidak terletak dalam satu lokasi tertentu secara
fisik. LAN yang dapat didefinisikan sebagai network atau jaringan sejumlah
sistem komputer yang lokasinya terbatas secara fisik, misalnya dalam satu
gedung, satu komplek, dan bahkan ada yang menentukan LAN berdasarkan jaraknya
sangat sulit untuk dapat mengatasi masalah ini.
Sedangkan VLAN yang memberikan kebebasan terhadap batasan lokasi secara
fisik dengan mengijinkan workgroup yang terpisah lokasinya atau berlainan
gedung, atau tersebar untuk dapat terhubung secara logik ke jaringan
meskipun hanya satu pengguna.  Jika infrastuktur secara fisik telah
terinstalasi, maka hal ini tidak menjadi masalah untuk menambah port
bagi VLAN yang baru jika organisasi atau departemen diperluas dan tiap
bagian dipindah.  Hal ini memberikan kemudahan dalam hal pemindahan personel,
dan tidak terlalu sulit untuk memindahkan pralatan yang ada
serta konfigurasinya dari satu tempat ke tempat lain.Untuk para pengguna
yang terletak berlainan lokasi maka administrator jaringan hanya perlu
menkofigurasikannya saja dalam satu port yang tergabung dalam satu VLAN
yang dialokasikan untuk bagiannya sehingga pengguna tersebut dapat bekerja
dalam bidangnya tanpa memikirkan apakah ia harus dalam ruangan yang sama
dengan rekan-rekannya.
Hal ini juga mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk membangun suatu
jaringan baru apabila terjadi restrukturisasi pada suatu perusahaan,
karena pada LAN semakin banyak terjadi perpindahan makin banyak pula
kebutuhan akan pengkabelan ulang, hampir keseluruhan perpindahan dan
perubahan membutuhkan konfigurasi ulang hub dan router.
VLAN memberikan mekanisme secara efektif untuk mengontrol perubahan ini
serta mengurangi banyak biaya untuk kebutuhan akan mengkonfigurasi ulang
hub dan router. Pengguna VLAN dapat tetap berbagi dalam satu network
address yang sama apabila ia tetap terhubung dalam satu swith port yang
sama meskipun tidak dalam satu lokasi. Permasalahan dalam hal  perubahan
lokasi dapat diselesaikan dengan membuat komputer pengguna tergabung
kedalam port  pada VLAN tersebut dan mengkonfigurasikan switch pada VLAN
tersebut.
•Mengembangkan Manajemen Jaringan
VLAN memberikan kemudahan, fleksibilitas, serta sedikitnya biaya yang
dikeluarkan untuk membangunnya. VLAN membuat jaringan yang besar lebih
mudah untuk diatur manajemennya karena VLAN mampu untuk melakukan
konfigurasi secara terpusat terhadap peralatan yang ada pada lokasi
yang terpisah. Dengan kemampuan VLAN untuk melakukan konfigurasi
secara terpusat, maka sangat menguntungkan bagi pengembangan manajemen
jaringan.
Dengan  keunggulan yang diberikan oleh VLAN maka ada baiknya  bagi
setiap pengguna LAN untuk mulai beralih ke VLAN. VLAN yang merupakan
pengembangan dari teknologi LAN ini tidak terlalu banyak melakukan
perubahan, tetapi telah dapat memberikan berbagai tambahan  pelayanan
pada teknologi jaringan.

Minggu, 04 September 2011

 Perbedaan Sistem Informasi, IT dan Teknik Komputer
Sistem Informasi
Program Sistem Informasi lebih berfokus pada pengintegrasian solusi berbasis teknologi informasi dengan proses bisnis untuk memenuhi kebutuhan informasi bisnis dan usaha-usaha lain, yang memungkinkan tercapainya tujuan sebuah organisasi dengan efektif dan efisien. Perspektif bidang ilmu ini lebih memandang teknologi sebagai instrumen untuk mencatat, menghasilkan, mengolah, serta mendistribusikan informasi. Ahli-ahli di bidang ini memiliki kemampuan untuk memetakan kebutuhan informasi sebuah organisasi, dan menentukan cara terbaik teknologi informasi dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Selain penguasaan aspek teknologi informasi, seorang pakar sistem informasi juga harus memahami prinsip-prinsip manajemen dan bisnis. Sebagai konsekuensinya, kurikulum di bidang sistem informasi juga mencakup materi mengenai kerangka bisnis dan manajemen, di samping penguasaan teknologi perangkat lunak dan perangkat keras komputer.
Lulusan dari program ini memiliki keahlian yang sangat dibutuhkan industri saat ini, di mana pemanfaatan teknologi informasi sering menjadi kunci keunggulan sebuah organisasi.

Ilmu Komputer
Teknik Informatika

Program yang berjudul Ilmu Komputer dan Teknik Informatika pada dasarnya adalah program yang sama. Cakupannya cukup luas, mulai dari fondasi teoritis mengenai perancangan algoritma, yaitu konsep dasar yang melandasi pengembangan perangkat lunak, sampai kepada penerapan mutakhir berupa aplikasi robotika, kecerdasan buatan, bio-informatika, dan topik-topik menarik lainnya.
Fokus kurikulum Ilmu Komputer dan Teknik Informatika seringkali lebih ilmiah dan teoritis, dan cukup banyak mengandung unsur matematika dan logika.
Seorang lulusan Ilmu Komputer/Teknik Informatika memiliki kemampuan untuk merancang dan mengembangkan perangkat lunak yang canggih untuk menyelesaikan permasalahan yang rumit. Mereka jugalah yang senantiasa menemukan inovasi baru di bidang ilmu komputer. Sebagai contoh, saat ini kita sudah mengenal baik fasilitas Internet dan World Wide Web, yang tidak akan terwujud tanpa kemajuan di sub-bidang ilmu komputer seperti jaringan komputer (computer networking), basis data (database), serta interaksi manusia komputer. Saat ini, ilmuwan komputer menggunakan teknologi komputer untuk pengembangan robot yang cerdas, pemodelan DNA manusia, serta pembuatan program yang dapat memahami berbagai data dalam bentuk teks, gambar, suara, maupun video.

Teknik Komputer
Teknologi Komputer

Program ini berfokus pada perancangan dan pembangunan komputer dan sistem berbasis komputer. Topik yang dipelajari adalah perangkat keras, perangkat lunak, sistem komunikasi, serta interaksi antara semua elemen tersebut. Sistem pendidikannya biasanya lebih banyak menganut pendekatan rekayasa/terapan (engineering) daripada ilmiah (science).
Mahasiswa pada program Teknik/Teknologi Komputer lebih banyak mempelajari perancangan sistem perangkat keras dijital, termasuk komputer dan sistem telekomunikasi. Perangkat lunak tetap dipelajari,namun fokusnya terletak pada interaksinya dengan perangkat keras.
Sebuah sub-bidang yang cukup banyak diminati di Teknik/Teknologi Komputer adalah sistem tertanam (Embedded Systems), yaitu pengembangan perangkat selain komputer yang sebetulnya memiliki sistem perangkat keras maupun lunak ‘tertanam’ di dalamnya, misalnya telepon seluler, sensor dan peralatan medis, dan lain-lain.

Sabtu, 09 Juli 2011

Penyebab Sistem Komputer Lambat
Sistem kerja komputer (PC) maupun noteboook dapat menurun secara drastis jika tidak memperhatikan faktor yang mempengaruhinya. Komputer (PC) meskipun benda mati tapi harus tetap mendapatkan perhatian khusus agar kinerja selalu stabil. Apabila komputer diperlakukan tidak pada mestinya, jangan kaget jika tiba-tiba komputer mendadak mati atau tiba-tiba kerjanya sangat lambat . Ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi diantaranya: perlakuan terhadap komputer itu sendiri, pengaturan BIOS yang kurang maksimal, dan manajemen sistem operasi yang kurang teratur.
Yang dimaksud dengan perlakuan komputer adalah: mematikan komputer tidak sesuai prosedur (shutdown), CPU tidak pernah dibersihkan, komputer sering dipindah-pindahkan tempatnya, dan hal-hal yang dapat merusak komputer. Sedangkan yang dimaksud BIOS adalah pengaturannya tidak semaksimal sehingga dapat mengganggu sistem operasi. Jika komputer tidak pernah di-manage secara benar dapat mengakibatkan kinerja sistem operasi akan lambat.
Untuk mengatasi hal itu diperlukan penanganan yang tepat seperti: melakukan Defragmenter secara rutin, memasang software antivirus, membuang software yang tidak digunakan, membuang sampah, dan tindakan lainnya yang mempengaruhi sistem operasi yang digunakan.
Komputer yang kita gunakan sebenarnya menggunakan dua sistem yaitu BIOS yang berfungsi melakukan inisialisasi awal semua komponen yang ada di motherboard, sedangkan Sistem Operasi berfungsi untuk menjalankan aplikasi yang digunakan. Untuk mengetahui lebih jauh tentang BIOS, berikut ini terdapat penjelasan yang dapat membantu memahami tentang BIOS.
Mengenal BIOS
BIOS (Basic Input Ouput System) merupakan sebuah chip yang diisi dengan cara elektromagnetis (pencahayaan), dan umumnya tersimpan dalam chip EPROM (Erasable Programmable ROM) atau EEPROM (Electrical Erasable PROM) sehingga teknologi saat ini dapat mengupdate BIOS (flashing). Ada banyak merek dipasaran antara lain AMI AWARD, Phoenix, dll tergantung dari merek Motherboard yang digunakan, biasanya Motherboard yang ada pada computer build up terdapat BIOS yang dibuat sendiri dari vendornya (seperti: Dell, Hp, Acer).
Beberapa pilihan pada BIOS Setup dapat diibaratkan seperti sumber tenaga bagi komputer kita, sebagai contoh Setup untuk optimalisasi memori, pengaturan FSB multiplexing, serta voltase untuk memori dan processor dapat dilakukan melalui pilihan di BIOS. Apabila kita melewatkan untuk mengaktifkan cache memory maka yang terjadi adalah lambatnya kerja komputer. Padahal cache memory dapat mempercepat kinerja dengan cara membantu transfer data dari memory utama ke processor.
Ada banyak pilihan di dalam BIOS, umumnya dibagi dalam beberapa kategori. seperti: Standard CMOS, BIOS Features, Power Management, Integrated Systems, dll.
Setiap kategori terdiri dari beberapa pilihan, misalnya:
  • Standar CMOS Setup: konfigurasi hardware yang paling dasar seperti date, time, hd, drive, dan video
  • Bios Features Setup: konfigurasi untuk tingkat lanjutan seperti Virus warning, CPU internal Cache, External Cache, Quick Power On Self Test, Boot Sequences, dan lain-lain.
  • Advanced Chipset Features: pilihan untuk mengoptimalkan bagi yang expert dan professional, DRAM timing, CAS Latency, SDRAM cycle length, AGP aperture, AGV mode.
  • Integrated Peripherals: mengendalikan fungsi-fungsi tambahan pada motherboard seperti port serial mau pun paralel. Nonaktifkan (disabled) saja yang tidak Anda butuhkan untuk dapat membebaskan IRQ.
  • PnP/PCI Configurations: Sebaiknya pilih semua konfigurasi pada pilihan Auto, kecuali port USB atau grafik 3D yang sering membuat masalah. Bila demikian berikan interrupt tersendiri.
  • Load BIOS Default & Load SETUP default: untuk mengembalikan fungsi secara standar sebelum diubah-ubah.
  • Power Management Setup: Semakin canggih mekanisme penghematan energi, semakin membingungkan pilihan manajemen power-nya.
BIOS juga dapat rusak, misalnya penggunaan yang lama (masa pakai), penggunaan yang salah, atau terkena serangan virus seperti virus CIH. BIOS sebenarnya dapat diperbaiki meskipun memerlukan resource lain, BIOS dapat di update firmwarenya (flashing). Proses perbaikan BIOS dapat dilakukan dengan melakukan pengkopian flash BIOS yang rusak pada Motherboard yang identik dan sejenis. Flashing atau Update dapat berupa software yang dijalankan pada mode DOS dan lakukan setup software flashing yang didapatkan dari website Motherboard bersangkutan.
Mengenal Sistem Operasi
Sistem Operasi yang berkembang saat ini ada beberapa macam diantaranya:
- Windows (Windows 98, Windows 2000, Windows Me, Windows XP, dan Windows Vista)
- UNIX (Linux)
- Macintosh
- OS/2
- Palm OS, dll
Untuk informasi lebih lanjut tentang sistem operasi dapat mengunjungi situs http://dmoz.org/Computers/Software/Operating_Systems/
Oleh karena banyak yang menggunakan sistem operasi Windows maka di sini akan membahas beberapa faktor yang mempengaruhinya sehingga sistem tersebut menjadi sangat lambat.
Komputer yang kerjanya sangat lamban membuat kita kesal, ditambah lagi komputer sering hang padahal ada pekerjaan yang harus selesai segera mungkin. Semua itu membuat kita stress.
Seharusnya kondisi seperti tidak perlu terjadi jika kita memperlakukan komputer dengan baik dan benar. Dan dijamin kerja komputer akan cepat serta tidak mengalami crash setiap saat.
Ada dua faktor yang mempengaruhi kerja sistem komputer yaitu faktor internal dan faktor eksternal.
  1. Faktor Internal
    ]Yang dimaksud dengan faktor internal adalah segala sesuatu yang berhubungan langsung dengan komputer itu sendiri, diantaranya:
    - Banyak aplikasi yang terinstal
    - Banyak file sampah
    - Banyak aplikasi yang terbaca ketika Start Up
    - Manajemen Sistem tidak teratur
    - Pilih Kinerja atau Penampilan
    - Proses Shutdown tidak sesuai perosedur
  2. Faktor Eksternal
    Selain faktor internal yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat pula faktor eksternal yang dapat menghambat sistem kerja komputer diantaranya:
    - Tegangan listrik yang tidak stabil
    - Lingkungan yang berdebu

Sabtu, 02 Juli 2011

 Pengertian Internet dan Mengenal apa itu joomla
Internet adalah jaringan global (world wide network) yang menyatukan jaringan - jaringan komputer (lokal area networking/LAN) milik perusahaan perusahaan,lembaga dll. Internet tidak memiliki suatu bentuk yang pasti,tetapi merupakan suatu organisasi yang dinamis. komputer-komputer yang terhubung ke internet disebut HOST.host ini saling dihubungkan dalam suatu jaringan raksasa yang mencakup hampir seluruh dunia.Host yang terhubung dengan internet secara kolektif bertanggung jawab atas informasi dari komputer pengirim ke komputer tujuan.cepat atau tidaknya hubungan ini tergantung dari fasilitas penghubung yang tersedia. Internet bagaikan sebuah kota elektronik yang sangat besar dimana setiap penduduk memiliki alamat (internet address)yang dapat untuk berkirim surat atau informasi. jika penduduk itu  ingin berkeliling kota,cukup dengan menggunakan komputer sebagai kendaraan. jaringan jalannya bertumpu diatas sarana atau media telekomunikasi.jalur lambatnya menggunakan line telepon, dan jalur cepatnya bisa menggunakan leased line atau ISDN.


 Mengenal Arti kata dari Joomla
  Apa itu Joomla?
Joomla adalah Open Sorce CMS.
Apa itu CMS?
CMS adalah singkatan dari Content Management System.
Apa itu Content Management System?
Content Management System adalah Sebuah sistem yang digunakan untuk mengatur isi website dengan baik dan mudah.
Mengapa disebut Open Source?
Software/aplikasi web Joomla, terdiri dari kode-kode hasil karya programer-programer hebat dari penjuru dunia. Umumnya kode itu dijual, dan tidak murah. Inilah yang menjelaskan mengapa windows bajakan kamu tiba-tiba menjadi haram! Karena kamu harus membeli kode-kode itu, dul!
Open Source, adalah upaya untuk melepaskan kode-kode program kepada publik. Publik (yang mengerti) mengolahnya kembali menjadi lebih baik dan mudah diterima masyarakat (user friendly). Dan hasil yang sudah baik itu, diberikan secara cuma-cuma kepada masarakat.
Mengapa harus Content Management System?
Tidak harus man! Kata siapa harus? Content Management System dipakai karena keluwesannya mengatur isi website.

Apa maksudnya luwes?

Maksudnya adalah amat mudah diperbaharui dan dinamis. Kalau isi website kamu tadinya sedikit, lalu pada suatu hari tiba-tiba menyadari bahwa website kamu semakin berkembang dan banyak pengunjungnya. Maka kamu perlu website yang mudah dihandle. CMS Joomla adalah salah satu jawabannya.
Apa saja isinya Joomla?
Kalau kamu Blogger, maka kamu tahu, apa isi blog kamu. Nah, Joomla itu lebih lengkap daripada sekedar WebBlog. Kalau kamu bukan Blogger, dan mau membuat website, entah itu untuk dagang, untuk sekolah, untuk komunitas/organisasi, maka Joomla adalah salah satu aplikasi web yang baik dan mudah dipelajari.
Kenapa baik dan mudah?
Karena gratis dan gampang installnya. Selain itu, didukung oleh komunitas internasional yang banyak. Lebih hebat lagi, berbahasa Indonesia loh.
Saya newbie… ralat, saya dummies. Gimana dong?
Pengguna Joomla itu biasanya terbagi dalam tingkatan user.
- Ada Basic User, yang bisanya cuman nginstal dan pakai… kalau bosan, uninstall.
- Ada Advance User, yang udah bisa ngutak-ngatik dikit script PHP, XML, MySql.
- Ada lagi Jagowan User. Yang mengembangkan sistem ini. Mereka adalah perancang, pembuat, pengeksekusi, penangkal serangan musuh, pengaman sistem, pengembang serta pembuat template dan sebagainya. Selain hebat, mereka juga orang-orang yang murah hati. Mereka bekerja gratis, bo! Murni sukarelawan tanpa pamrih. Bahkan ada yang rela nama aseli nya nggak disebut. Bener-bener Hamba Allah yang tidak mau disebutkan nama aslinya (walopun tetap harus pakai nama nick di cyberworld, karena itu kewajiban etik jagowan).
Selain tiga kategori diatas, terdapat pula kategori temen-temennya jagowan, yaitu yang membantu jagowan mengembangkan sistem ini, mereka disebut 3rd party developer. Mereka ada yang volunteer, alias pekerja gratis…, adapula Soldier of Fortune, alias prajurit bayaran, menarik bayaran dari user yang mendownload program mereka. Semuanya sah-sah saja. Sebab biasanya harga 3rd party juga ga mahal-mahal amat kok.
Apa itu 3rd party?
Sudah hukum alam, namanya manusia tidak pernah puas. Kalaupun puas, itu amat relatif sekali. Begitupun berlaku pada dunia. Joomla sebagai aplikasi web itu sebenarnya sudah baik. Namun, tetap saja ada yang menginginkan feature/tampilan yang lebih baik. Misalnya, menampilkan data pribadi perusahaan dalam gambar 3 dimensi.
Untuk menjawab kebutuhan itu, ada orang-orang yang mampu menjawabnya serta membuatnya. Orang-orang tersebut membuat pelengkap. Nama kelengkapannya disebut 3rd party.

Minggu, 15 Mei 2011

Beranikanlah Untuk Memperbaharui Diri
Beranikanlah untuk memperbaharui diri,karena tidak mungkin sebuah pribadi yang lama berhak bagi sesuatu yang baru.
Mulai hari ini, marilah kita bersungguh-sungguh untuk mengganti setiap dan semua cara kita yang tidak sesuai lagi bagi kebesaran yang kita inginkan bagi diri kita sendiri.

Bila banyak dari yang anda inginkan belum mengambil bentuk nyatanya yang menjadikan kehidupan anda lebih utuh,dan bila banyak dari keinginan anda hanya menjadi penyemangat bagi anda untuk merajut lebih banyak keinginan baru,maka anda harus tulus menerima bahwa ada yang harus diperbaharui.

Sadarilah Bahwa,
Tidak semua keinginan untuk menjadi,disertai dengan upaya membangun kepantasan untuk menjadi.

maka pertanyaan kepada anda,

Apakah Yang Anda Kerjakan Hari ini adalah upaya bernilai yang akan menjadikan anda pantas menerima yang anda minta?

ataukah anda sedang bekerja untuk menunggu waktu pulang?

jangan heran,karena ada diantara kita yang ketidaksabarannya bukanlah terhadap lambatnya reaksi pasar atau kekurang siagapan organisasinya,tetapi terutama terhadap lambatnya kedatagan akhir minggu ini.

sebagian dari kita sedang tidak sabar untuk membangun hasil-hasil super dalam pekerjaan kita,dan sebagian lagi sedang tidak sabar untuk menghindari pekerjaan.

Mereka berbeda,tetapi mereka memiliki kesamaan yang akut;yaitu keduanya menginginkan keberhasilan melalui pekerjaan mereka.Yang satu menginginkan keberhasilan melalui yang dikerjakannya,dan yang satu ini menginginkan keberhasilan dari pekerjaan yang kalau bisa dihindarinya.

Ada beberapa dada menjadi sesak karena membaca ini.

Tetapi berbahagialah,karena itu tanda bahwa anda mengenali keharusan untuk memperbaharui diri.

Pribadi baru berhak bagi yang baru.
Segera setelah mengerti,berlakulah seperti yang anda mengerti.karena,bila yang anda lakukan tidak berhubungan dengan pengertian baik,untuk apakah anda lakukan itu?
saya berharap bahwa sapa sederhana saya ini dapat hadir bersama anda dalam kesibukan anda hari ini.

ingatlah bahwa kesibukan anda tidak boleh hanya berkenaan dengan pengumpulan uang,tetapi juga termasuk kesibukan untuk menjadikan diri anda sebagai pencerah bagi kehidupan  mereka yang penting dalam kehidupan anda.

Sudahkah anda menelepon istri atau suami anda ditempat kerjanya atau dirumah?

Teleponlah dan katakanlah bahwa anda menelepon hanya untuk mengatakan terima kasih atas kesediaannya
menua bersama anda.Beritahulah dia bahwa anda menyayanginya.Katakanlah bahwa anda kangen,dan ingin segera memeluknya.mintalah maaf bila anda belum bisa membuatnya merasa sebagai yang paling penting dalam hidup anda.

Jumat, 29 April 2011

TUGAS PTIK 

SULAIMAN.PATIH

13110137

Slide 5 / pertemuan 5:


Email adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur internet. E-Mail merupakan salah satu process pengiriman surat melalui internet dengan menggunakan waktu yang sangat singkat dan cepat (+- 1 Menit).



Definisi video conferencing sederhana.
Layanan video conference merupakan layanan komunikasi yang melibatkan video dan audio secara real time.dan juga bisa diartikan sebagai  seperangkat teknologi telekomunikasi interaktif yang memungkinkankan dua pihak atau lebih di lokasi berbeda dapat berinteraksi melalui pengiriman dua arah audio dan video secara bersamaan.



 Definisi IRC
Internet Relay Chat (IRC) adalah suatu bentuk komunikasi di Internet yang diciptakan untuk komunikasi interpersonal terutama komunikasi kelompok di tempat diskusi yang dinamakan channel (saluran), tetapi juga bisa untuk komunikasi jalur pribadi.




Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIP, IP Telephony, Internet telephony atau Digital Phone) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog  telepon biasa..



NEWS GROUP
Newsgroup merupakan salah satu model komunikasi yang terdapat pada jaringan komputer. Jika kita mengirim sebuah pesan menggunakan email, maka pesan ini akan sampai pada orang (alamat) yang kita tuju. Jika kita mengirim sebuah pesan ke newsgroup, maka pesan kita dapat dibaca oleh semua orang yang mengakses newsgroup tersebut.

http://www.sram.com/sram/road
Forum berbasis web
 


GOPHER

 http://www.endonesia.com/mod.php?mod=publisher&op=viewcat&cid=5
http://www.fotografer.net/isi/forum/



http://www.endonesia.com/mod.php?mod=publisher&op=viewcat&cid=5
http://www.fotografer.net/isi/forum/











http://www.diskusiweb.com/




Slide 6 / Pertemuan 6 :
Jenis-Jenis Tipe Domain
1. com / co        : Media Persuratkabaran
contohnya  www.mediaindonesia.com situs web ini bergerak di bidang persuratkabaran/media cetak.

2. edu / ac         : Institusi pendidikan
contohnya www.ui.ac.id situs web ini menyediakan data-data tentang pendidikan yang mengenai kampus UI tersebut baik mahasiswa ataupun dosen serta komponen/anggota yang berada didalamnya.
3. gov / go         : Biro / Badan pemerintahan
contohnya www.bantenprov.go.id situs web ini menyediakan tentang kemasyarakatan bisnis/investasi pemprov banten.
4.mil                : Militer
Contohnya www.tniad.mil.ad situs web ini menyediakan berita dari Mabes TNI, informasi mengenai karier militer di Indonesia dan struktur organisasinya
5. net               : Penyedia jaringan
Contohnya www.netindonesia.net situs web ini terdapat berbagai macam resources dan fasilitas yang memungkinkan kita untuk berbagi ilmu'
6. org / or        : Organisasi dan lain-lain
Contohnya www.majelisrasulullah.org situs web ini berisi tentang forum tanya jawab dan jadwal majelis al habib munzir almusawa.